.post-body.entry-content {text-align: justify;}

Tuesday, August 2, 2011

Gejala Diabetes pada Anak

Saat ini sedang gencar2nya informasi mengenai diabetes (khususnya Diabetes Melitus Type I) pada anak, baik di RS, ruang praktek dokter maupun di beberapa artikel kesehatan. Tertarik, saya membaca salah satu artikel, dalam benak saya apa iya anak bisa terkena juga, bukannya hanya orang tua saja. dan deg2 an juga karena ternyata beberapa ciri2nya koq
hampir mirip seperti anakku. Langkah awal segera kuperiksa tes darah. Kupilih yang praktis saja, yakni ke apotik yang melayani pemeriksaan tes darah. dan Alhamdulillah ternyata negatif.

Namun sebagai orang tua selayaknya kita perlu juga mengetahui tentang diabetes pada anak, sehingga seandainya ada yang terkena, bisa melakukan penanganan awal secara tepat. Toch ga ada salahnya memeriksakan kondisi (tes darah) anak jika memang kita “curiga”, bukannya mencegah lebih baik dari mengobati yach..

Disarikan dari beberapa sumber, berikut gejala, ciri dan tanda-tanda diabetes pada anak:

1. Sering buang air kecil atau ngompol. Jangan sepelekan kebiasaan mengompol anak. Sering mengompol tetapi banyak minum bisa menjadi gejala awal diabetes melitus pada anak. Mengompol bukan sekedar faktor anak malas berkemih sebelum tidur atau kelelahan setelah seharian beraktivitas. Mengompol juga dianggap sebagai penanda adanya penyakit diabetes pada anak, yakni diabetes melitus (DM) tipe 1. Ketua Perhimpunan Ahli Endokrinologi Anak Pasifik dr. Aman Bhakti Pulungan,SpA menyebutkan bahwa anak yang sering minum tapi juga sering mengompol adalah gejala awal DM tipe 1.

2. Sering kehausan.

3. Makan banyak tapi berat badan tak bertambah.
Anak yang menderita DM tipe 1 mengonsumsi banyak makanan, namun tidak diiringi dengan peningkatan berat badan. Malah sebaliknya, berat badan akan terus menurun secara bertahap tanpa sebab yang jelas walaupun makanan yang dikonsumsi melebihi ukuran rata-rata konsumsi setiap harinya.

4. Cepat lelah.

5. Mudah marah atau tersinggung. Anak Anda mungkin mengalami pergeseran dalam sikap umum, seperti menjadi lebih lengket, pemarah, atau mudah tersinggung.Napas anak berbau aseton atau asam.

6. Mudah terkena infeksi jamur pada kulit. Ini adalah gejala yang tidak selalu ada pada setiap orang pengidap diabetes, tapi itu titik penting. Ketika gula darah tinggi, lebih banyak makanan tersedia bagi ragi untuk pakan.

7. Penglihatan kabur. Penglihatan kabur mungkin lebih sulit untuk mendeteksi pada anak, tetapi perhatikan jika anak Anda menjelaskan perubahan dalam kualitas penglihatannya.

8. Anak dengan DM tipe 1 yang mengalami komplikasi dapat memiliki gejala yang mirip dengan usus buntu seperti sakit perut, muntah,kesadaran menurun atau koma, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa ciri-ciri dan gejala anak yang menderita diabetes. Bukannya menakut-namuti para orang tua, tetapi sekali lagi ga ada salahnya kita mengenali tanda-tandanya sejak dini sehingga anak akan mendapat perawatan secepat mungkin.

2 comments: